Close

April 17, 2020

Kenali 5 Jenis Aplikasi Video Conference untuk Kerja dari Rumah

Mengerjakan beberapa tugas mulai dari membuat laporan keuangan, memantau perkembangan project, presentasi dengan klien potensial, dsb, kini semua hal tersebut acap kali dilakukan hanya dari rumah atau work from home karena merebaknya wabah Covid-19 di hampir seluruh penjuru dunia. Guna menjaga aktivitas Anda tetap berjalan lancar, aplikasi video conference pun jadi salah satu solusinya.

Dari survei yang dirilis oleh ncsc.org, tiga aktivitas teratas yang memerlukan aplikasi video conference diantaranya yaitu pembelajaran dan training sebesar 70 persen, meeting sebesar 64 persen, dan 33 persen sisanya yakni belajar secara legal pada platform belajar online. Lalu, industri apa saja yang telah menggunakan video conference ini? Ragam industri seperti industri pendidikan, kesehatan, media, perbankan, keuangan, hingga manufaktur, bahkan pemerintahan pun kini telah menggunakan aplikasi video conference ini sebagai sarana komunikasi jarak jauh yang mempermudah koordinasi dengan para pejabat daerah.

Jenis-jenis Aplikasi Video Conference

Video conference adalah alat komunikasi yang menghubungkan dua orang atau lebih dalam suatu percakapan dimana saja dimana berkomunikasi dengan menggunakan alat ini dapat membuat pekerjaan Anda jadi lebih efisien dan efektif. Pun jenis aplikasi dari video conference ini cukup beragam. Apa saja?

Jenis-jenis dari aplikasi video conference antara lain:

  • Google Hangout

Agar aktivitas tetap dapat berjalan seperti biasa, penggunaan tool macam video conference dapat Anda gunakan untuk memperlancar aktivitas Anda tersebut dan salah satu tool yang bisa Anda pakai yaitu Google Hangout

Aplikasi Google Hangout merupakan aplikasi komunikasi terintegrasi yang mengizinkan Anda untuk membut pesan, panggilan telepon, atau video conference tanpa dibatasi oleh jarak, ruang, dan waktu.

Lalu, untuk keperluan bisnis, perusahaan pada umumnya akan menggunakan Google Hangout on Air yang mengizinkan para pengguna akun Google+ untuk melakukan siaran langsung via YouTube untuk melalkukan percakapan atau webinar. Seberapa aman pula Google Hangout ini?

Google Hangout akan mengenkripsi setiap pesan dan percakapan Anda untuk melindungi privasi Anda. Meski tak menggunakan enkripsi end-to-end, namun Google Hangout telah membatasi akses data-data pribadi Anda dari orang lain.

  • Skype

Jenis kedua dari aplikasi video conference yang satu ini cukup populer di kalangan masyarakat dan merupakan produk milik Microsoft yang mana aplikasi tersebut yaitu Skype.

Skype merupakan aplikasi video conference yang bekerja di multiplatform mulai dari ponsel, laptop, PC, tablet, dsb.

Aplikasi ini pun dapat bekerja dengan cara menggunakan Voice over Internet Protocol (VoIP) yang memproses transfer sinyal suara yang membuat Anda jadi mudah berkomunikasi dengan orang atau perusahaan tertentu lewat jaringan internet. Lalu, adakah fitur keamanan yang dimiliki oleh aplikasi ini?

Memang Skype tidak memiliki fitur khusus untuk mengamankan percakapan Anda. Namun, Skype akan mengenkripsi setiap suara, video, teks, dan file Anda serta teman Anda. Yang mana itu baru sekadar antar peranti dan server Microsoft.

Termasuk pula untuk setiap panggilan yang Anda lakukan dimana Skype akan membuat kunci enkripsi NSA 256 bit untuk sesi tersebut.

  • Zoom

Guna memenuhi keperluan Anda untuk berkomunikasi jarak jauh khususnya dari rumah baik untuk koordinasi terkait urusan pekerjaaan ataupun presentasi dengan klien kini semua dapat Anda lakukan hanya dengan aplikasi video conference seperti Zoom.

Zoom merupakan aplikasi video conference yang kini banyak digunakan oleh banyak orang untuk mengakomodir beberapa keperluan seperti belajar dari rumah, telekomunikasi, berkoordinasi antar anggota tim kerja, dsb.  

Lalu, dari segi keamananannya, zoom menggunakan standar Advanced Encryption Standard (AES) 256 bit dan menggunakan ekripsi end-to-end. Serta bagi pengguna berbayar, Anda dapat menonaktifkan fitur panggilan yang dialihkan lewat server pusat zoom.

  • Google Meet

Sama seperti Google Hangout, aplikasi Google Meet juga akhir-akhir ini digunakan oleh banyak orang untuk mendukung mobilitas semua orang.

Dari segi keamanannya, Google Meet selain verifikasi ganda untuk menjaga keamanan akun kita, Google Meet juga menyediakan layanan Advanced Protection Program (APP). Yang mana layanan ini berguna untuk melindungi akun-akun yang berisiko tinggi terhadap serangan phising dan pembajakan akun dari pihak yang tak bertanggung jawab.

Google Meet merupakan aplikasi video conference yang digunakan untuk serangkaian aktivitas seperti virtual meeting, ngobrol, dan saling berbagi video satu sama lain darimanapun selama terhubung dengan akses internet.

  • GoToMeeting

Jika keperluan meeting terkendala oleh jarak, ruang, dan waktu akibat merebaknya pandemi covid-19, maka dengan menggunakan aplikasi video conference macam GoToMeeting, segala aktivitas Anda pun jadi lebih mudah.

Seperti halnya dengan menggunakan aplikasi GoToMeeting. Aplikasi ini merupakan aplikasi yang digunakan oleh banyak perusahaan dimana Anda bisa menjadwalkan suatu meeting, merekam meeting online, sampai dengan mengadakan webinar dimana hal ini dianggap oleh banyak orang sebagai cara yang cukup efektif untuk komunikasi jarak jauh. Lalu, bagaimana cara GoToMeeting mengamankan data-data kita?

GoToMeeting menggunakan mekanisme enkripsi dan protokol yang kuat guna menjaga kerahasiaan, integritas, dan keaslian data kita yang ditransmisikan ke sistem LogMein.

***

Di tengah merebaknya wabah virus Covid-19 yang melanda beberapa negara di dunia ini keberadaan video conference amat membantu para pekerja untuk tetap dapat beraktivitas meski hanya dari rumah atau yang juga dikenal dengan istilah work from home. Ragam jenis Video conference mulai dari Skype, Google Meet, GoToMeeting, dsb, merupakan serangkaian aplikasi yang mampu mempermudah segala pekerjaan kita yang notabene saat ini dilakukan hanya dari rumah yang cukup efektif dan tak memakan biaya banyak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?